.

Latest Post
Tampilkan postingan dengan label News Football. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News Football. Tampilkan semua postingan

Gila, Ada mesin Penyaring Keringat Jadi Air Minum

Inilah hasil penemuan sorang insinyur asal Swedia, Andreas Hammar, yang punya ide gila. Dia memutar otak untuk menciptakan sebuah mesin yang bisa mengubah keringat menjadi air segar yang bisa diminum. Dan, berhasil.

Secara prinsip, mesin khusus itu bekerja dengan memutar dan memanaskan pakaian yang basah kuyup karena keringat. Kemudian keringat menguap pada membran khusus yang bertujuan menyaring molekul air saja.

â??Mesin menggunakan teknik yang disebut penyulingan membran,â?? ujar Hammar, dikutip BBC, Jumat 19 Juli 2013.

â??Kami menggunakan zat pokok yang sedikit seperti Gortex. Gortex hanya memungkinkan uap air lewat tapi mengeluarkan bakteri, garam, serat pakaian, dan lainnya,â?? tambahnya.

Hammar mengatakan, bagian penting dari mesin keringat itu adalah komponen pemurni air baru yang dikembangkan sebuah perusahaan lokal HVR bekerja sama dengan Royal Institute of Technology Swedia.

Ia menambahkan, mesin itu memiliki kemampuan yang sama dengan mesin ruang angkasa internasional (ISS) dalam mengolah urin astronot. â??Tapi, mesin kami lebih murah pembuatannya,â?? ujarnya.

1 T-shirt = 1 teguk air



Berapa banyak jumlah air yang dihasilkan mesin? Hammar menjelaskan, itu tergantung seberapa banyak keringat yang dihasilkan seseorang. Sebagai gambaran untuk keringat satu T-shirt, biasanya menghasilkan 10 ml air. â??Itu kira-kira seteguk saja,â?? tambahnya.

Mesin itu telah diuji coba pada gelaran Piala Gothia, sebuah turnamen sepakbola muda internasional terbesar di dunia. Hammar mengatakan, mesin itu telah digunakan oleh 1.000 orang di Gothenburg, Swedia, Senin lalu saat diluncurkan.

Uniknya lagi, cairan yang dihasilkan mesin itu disebutkan lebih bersih dari air kran lokal.

Manfaat mesin itu disambut positif berbagai kalangan. Mattias Ronge, kepala eksekutif biro iklan asal Stockholm, Deportivo, mengatakan mesin telah membantu meningkatkan kesadaran UNICEF. Tapi sayang, mesin masih punya keterbatasan.

â??Orang-orang belum menghasilkan keringat sebanyak yang diharapkan, kebetulan cuaca di sini sedang buruk (dingin),â?? kata Ronge.

Untuk itu, pihaknya tidak putus asa. Akhirnya, mereka pun memanfaatkan mesin itu di tengah pengalaman bersepeda. Dan ternyata antusiasmenya sangat tinggi.

Kendati demikian, untuk menghasilkan air minum yang lebih besar butuh keringat yang lebih banyak. Dan satu lagi, mesin ini tidak diproduksi secara massal.

Konteks pembuatan mesin itu adalah untuk memenuhi kebutuhan UNICEF yang mengampanyekan air bersih. Fakta menunjukkan 780 juta orang di dunia kekurangan akses air bersih.
 

Kiper Paling Santai Dalam Sejarah Piala Dunia

Inilah kiper yang dinobatkan sebagai kiper paling nyantai selama sejarah Piala Dunia, Vincent Enyeama, kiper Timnas Nigeria. Selama pertandingan Piala Dunia Afrika Selatan 2010 antara Yunani vs Nigeria, Vincent Enyeama kelihatan santai sekali, bahkan nampak bosan, sekalipun gawangnya dalam ancaman pemain lawan. Mari kita lihat, bagaimana ekspresi wajah serta gaya berdirinya di lapangan dalam foto-foto berikut ini.

 
 

10 Pesepak Bola Muda Termahal di Dunia


10 Pesepak Bola Muda Termahal didunia - Manajer Chelsea, Roberto Di Matteo menaruh harapan besar terhadap Eden Hazard, pemain 21 tahun yang baru dibeli dari Lille, klub asal Prancis.

Pernyataan itu disampaikan saat Hazard yang dibeli dengan harga 41 juta 
Euro 
bermain gemilang dengan mencetak satu gol saat The Blues mengalahkan Seattle Sounders, Juli 2012 lalu. Tur ke Amerika itu merupakan pertandingan perdana Hazard dengan seragam biru-biru.

Hazard merupakan satu dari beberapa pemain muda berusia 22 tahun ke bawah yang ditransfer dengan harga selangit.

Berikut ini adalah 10 pemain muda termahal dalam sejarah transfer pemain sepakbola Profesional 
:
1. Lucas Moura, 20 tahun 
http://www.didunia.net/

Kebangsaan: Brasil
Transfer dari Sao Paolo, Brasil ke Paris Saint-Germain, Prancis (2012)
Nilai transfer: 45 juta euro
2. Eden Hazard, 21 tahun
http://www.didunia.net/
Kebangsaan: Belgia
Transfer dari Lille, Prancis ke Chelsea, Inggris (2012)
Nilai transfer: 32 juta pounsterling atau 41 juta euro3. Oscar Dos Santos Emboaba Junior, 21 tahun 
http://www.didunia.net/
Kebangsaan: Brasil
Transfer dari Internacional, Brasil ke Chelsea, Inggris (2012)
Nilai transfer: 25 juta juta poundsterling atau 32 juta euro
4. Mario Barwuah Balotelli, 22 tahun
http://www.didunia.net/

Kebangsaan: Italia
Transfer dari Manchester City(inggris) ke Ac Milan Italia (2013)
Nilai transfer: 17 juta pounsterling atau 21 juta euro
5. Jack Rodwell, 21 tahun
http://www.didunia.net/

Kebangsaan: Inggris
Transfer dari Everton, Inggris ke Manchester City, Inggris (2012)
Nilai transfer: 15 juta pounsterling atau 19 juta euro
6. Fabio Borini, 21 tahun


Kebangsaan: Italia
Transfer dari AS Roma, Italia ke Liverpol, Inggris (2012)
Nilai transfer: 11 juta pounsterling atau 14 juta euro
7. Xherdan Shaqiri, 21 tahun 
http://www.didunia.net/
Kebangsaan Swiss
Transfer dari FC Basel, Swiss ke Bayern Muenchen, Jerman (2012)
Nilai transfer: 13 juta euro
8. Erik Lamela, 22 tahun
http://www.didunia.net/

Kebangsaan, Argentina

Transfer dari River Plate, Argentina ke AS Roma, Italia (2011)
Nilai transfer: 12 juta euro
9. Alex Oxlade-Chamberlain, 19 tahun
http://www.didunia.net/
Kebangsaan, Inggris
Transfer dari Southampton
, Inggris ke Arsenal, Inggris (2011)
Nilai transfer: 12 juta euro
10. Douglas Costa, 22 tahun
http://www.didunia.net/
Kebangsaan Brasil
Transfer dari Gremio, Brasil ke Shaktar Donetsk, Ukraina (2010)
Nilai transfer: 12 juta euro


Sumber
 

Robben, Bayern, Champions!

Skuad Munich sukses menjadi juara Liga Champions musim ini. (Foto: Reuters)
LONDON – Bayern Munich mampu mengungguli Borussia Dortmund dalam laga puncak Liga Champions. Skor akhir 2-1 membawa Die Roten menjadi raja di Eropa. Keberhasilan ini juga sukses mematahkan rekor buruk Bayern yang gagal pada dua partai final (2010 dan 2012) dalam empat tahun terakhir.

Usai Bayern unggul lewat gol yang diciptakan oleh Mario Manzukic -memanfaatkan assist Arjen Robben- Dortmund kemudian menyamakan kedudukan lewat penalti Ilkay Gundogan. Dan, Robben pun kemudian muncul sebagai pahlawan setelah gol telatnya pada menit 89 membuat Die Rotenakhirnya menang 2-1. Kemenangan ini juga sekaligus menjadi kado manis bagi Jupp Heynckes yang tidak lagi melatih FC Hollywood musim depan.

Jalannya pertandingan
Babak I
Sejak peluit kickoff babak pertama dibunyikan kedua tim tampil dengan terbuka. Tidak jarang kedua tim saling menyerang untuk mendapatkan peluang. Kubu Bayern sendiri bertumpu pada dua winger yang sangat berbahaya Arjen Robben dan Frank Ribery. Sementara kubu Dortmund, Robert Lewandowski tetap menjadi target man.

Umpan satu dua juga mampu diperlihatkan oleh Dortmund. Marco Reus dan Lewandowski juga mampu menempatkan posisi dengan baik. Peluang akhirnya mampu didapatkan oleh kubu Dortmund melalui Jakub Blaszczykowski namun sayang tendangan kerasnya masih melebar dari gawang Bayern.

Memasuki menit ke-13 kali ini Lewandowski yang unjuk gigi. Melepaskan sepakan keras dari luar kotak penalti namun masih mampu ditepis oleh penjaga gawang Bayern, Manuel Neuer. Serangan tidak berhenti sampai di situ saja, Blaszcykowski menyambar umpan matang di daerah pertahanan Bayern namun masih dihalau Neuer.

Tampaknya Neuer harus bekerja keras setelah harus berjibaku menahan gempuran Dortmund. Kali ini, Reus tidak mau ketinggalan untuk menciptakan peluang emas setelah memanfaatkan umpan terobosan dari Lewandowski, namun lagi-lagi masih dapat ditepis Neuer.

Dortmund terus berupaya membongkar pertahanan Bayern. Gelandang Sven Bender juga mendapatkan peluang namun Neuer masih mampu mengamankan peluang itu. Kubu Bayern sendiri juga tidak tinggal diam melihat selalu ditekan. Peluang emas juga mereka hasilkan melalui tandukan Mario Manzukic dan Javi Martinez namun masih membentur mistar gawang Dortmund.

Pada menit ke-30, kali ini Bayern yang berhasil mendapatkan peluang melalui kaki Robben. Pemain internasional Belanda itu mampu mengejar bola yang meluncur ke daerah pertahanan Dortmund tapi tendangannya masih mampu dihalau Roman Weidenfeller.

Jelang turun minum, kembali Munich mendapatkan peluang setelah Robben lolos dari penjagaan Mats Hummels tapi lagi-lagi eks pemain Real Madrid itu gagal mengonversikan menjadi gol setelah bola mengenai wajah Weidenfeller.

Sampai babak pertama berakhir, belum ada gol yang tercipta di Wembley.

Babak II
Memasuki interval kedua kedua tim tidak menurunkan tempo permainannya. Justru, kedua tim terlihat terus melakukan serangan demi serangan guna mendapatkan peluang emas. Bayern sendiri yang memang sempat didikte permainannya oleh Dortmund perlahan namun pasti bisa mengembangkan permainannya.

Peluang emas diperoleh kubu Bayern, kini heading dari Manzukic masih terlalu lemah dan mampu diselamatkan oleh Weidenfeller. Memasuki menit ke-59 akhirnya Bayern memecah kebuntuan melalui Mario Mandzukic yang menciptakan gol setelah mendapatkan umpan matang dari Robben yang lebih dahulu mengelabui Weidenfeller. Papan skor pun berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan The Bavarians.

Manzukic sekali lagi mendapatkan peluang setelah mampu melepaskan diri dari penjagaan Hummels. Namun, sepakannya dari jarak dekat masih mampu ditangkap Weidenfeller.

Memasuki menit ke-68 Dortmund menadpatkan hadiah penalti setelah Reus dijatuhkan oleh Dante di kotak terlarang. Wasit Nicola Rizzoli tanpa ragu langsung menunjuk garis putih. Ilkay Gundogan yang menjadi eksekutor mampu menjalankan tugasnya dengan baik dan kedudukan berubah menjadi 1-1.

Melihat skor imbang ,Bayern terus mencoba menyerang Dortmund. Kali ini giliran Thomas Muller yang mendapatkan peluang emas setelah mampu melewati Weidenfeller, namun sepakan mendatarnya masih mampu dihalau Hummels.

Serangan demi serangan terus dilakukan oleh Bayern. Kali ini, David Alaba mencoba melakukan sepakan keras tapi masih dapat diamankan Weidenfeller. Tidak berhenti sampai di situ, Manzukic juga mendapatkan peluang melalui umpan matang Muller namun tendangannya masih melebar.

Bayern terus menekan Dortmund, alhasil peluang diperoleh Bastian Schweinsteger namun sepakannya masih dihalau Weidenfeller. Tekanan yang bertubi-tubi akhirnya mampu membuahkan hasil. Robben berhasil menjadikan peluang menjadi gol setelah memanfaatkan celah di lini pertahanan Dortmund. Robben dengan tenang menceploskan bola dan skor berubah menjadi 2-1.

Sampai peluit panjang dibunyikan, Bayern tetap unggul dan keluar sebagai juara Liga Champions musim ini. Dan, Bayern pun kini telah mengoleksi lima trofi “Big Ears”. Dan, khusus bagi Robben, trofi ini terasa spesial, mengingat tahun lalu ia disebut-sebut sebagai biang kegagalan Bayern karena gagal mengeksekusi penalti dengan sempurna hingga trofi akhirnya lepas ke tangan Chelsea.

Borussia Dortmund: Weidenfeller, Piszczek, Subotic, Hummels, Schmelzer, Bender/Sahin, Gundogan, Blaszczykowski/Schieber, Reus, Grosskreutz, Lewandowski.

Bayern Munich: Neuer, Lahm, Boateng, Dante, Alaba, Martinez, Schweinsteiger, Robben, Muller, Ribery/Gustavo, Mandzukic/Gomez



Sumber: Okezone.com
 

Lima Pembelian Tersukses Ferguson

Dok. GiveMeFootball
Penyerang Cristiano Ronaldo saat masih membela Manchester United.



MANCHESTER, KOMPAS.com — Sejak datang ke Manchester United pada tahun 1986, Sir Alex Ferguson meraih banyak kesuksesan. Prestasi paling mentereng adalah ketika mencetak treble winners pada tahun 1999.

Dalam perjalanannya menuju semua kesuksesan hingga memutuskan pensiun pada akhir musim 2013 ini, Ferguson melakukan sejumlah pembelian pemain. Ada lima pembelian yang dinilai paling sukses, yaitu:

1. Peter Schmeichel (dibeli dari Brondby pada 1991)

Tak dimungkiri, Schmeichel termasuk salah satu penjaga gawang terhebat dalam sejarah Premier League. Aksi penjaga gawang timnas Denmark ini sangat heroik, ikut membantu MU meraih deretan prestasi di era 1990-an.

Schmeichel dibeli dengan harga 500.000 poundsterling. Puncak dari kesuksesannya adalah ketika ikut meraih treble winners pada tahun 1999.

2. Eric Cantona (dibeli dari Leeds United pada 1992)

Kehadiran Eric Cantona di Old Trafford selama lima tahun takkan pernah terlupakan. Pemain asal Perancis yang dihargai Ferguson 1 juta poundsterling ini mampu menyita perhatian fans dengan skill yang luar biasa. Cantona ikut mempersembahkan empat gelar Premier League dan dua trofi Piala FA.

Namun, di balik kejeniusannya sebagai pesepak bola, Cantona sangat temperamental. Aksinya yang paling terkenal adalah tendangan kungfu ke suporter Crystal Palace. Cantona pensiun pada tahun 1997, ketika berusia 30 tahun.

3. Roy Keane (dibeli dari Nottingham Forest pada 1993)

Gelandang asal Irlandia ini dibeli dengan harga 3,75 juta poundsterling sehingga menjadi rekor transfer di Inggris waktu itu. Pilihan Ferguson sangat tepat karena Keane membayar lunas harga yang dikeluarkan Ferguson.

Dalam 12 tahun kariernya di Old Trafford, Keane menyumbang berbagai gelar bagi Setan Merah, yang membuat mereka mendominasi sepak bola Inggris. Gelar-gelar itu termasuk Liga Champions 1999 (treble winners).

4. Cristiano Ronaldo (dibeli dari Sporting Lisbon pada 2003)

Ferguson mendatangkan seorang pemain muda dari Portugal dengan harga 12,24 juta poundsterling. Tak butuh waktu yang lama bagi Ronaldo untuk beradaptasi karena bakat yang luar biasa membuat gelandang lincah ini langsung menjelma menjadi seorang bintang baru.

Ronaldo memperlihatkan produktivitasnya yang mengagumkan karena pada musim 2007-2008, dia berhasil mengemas 42 gol, kala MU kembali meraih gelar Liga Champions. Setahun berselang, Ronaldo ditransfer ke Real Madrid dengan harga sangat fantastis, 80 juta poundsterling, yang sampai sekarang masih menjadi transfer tertinggi di dunia.

5. Edwin van der Sar (dibeli dari Fulham pada 2005)

Penjaga gawang asal Belanda ini didatangkan saat berusia 34 tahun dengan harga yang tak diungkapkan. Kedatangan Van der Sar menjadi solusi MU untuk menutup lubang di barisan belakang sejak Schmeichel pensiun.

Mantan penjaga gawang Juventus ini menorehkan sejumlah rekor, termasuk clean sheet pada musim 2008-2009, sebelum akhirnya pensiun pada 2011. Selama kariernya di Old Trafford, Van der Sar mempersembahkan empat gelar Premier League dan satu Liga Champions.
 

'Madrid Cukup Kuat untuk Menang 3-0 di Leg Kedua'



Bongarts/Getty Images/Boris Streubel
Dortmund - Kekalahan 1-4 yang ditelan Real Madrid dari Borussia Dortmund masih jadi pembahasan. Kini, Madrid disebut cukup kuat untuk menang 3-0 pada leg berikutnya.

Yang mengatakannya adalah Robert Lewandowski, orang yang mencetak empat gol ke gawang Madrid pada pertandingan tersebut. Lewandowski bukannya mendukung Madrid, tentu saja, tapi bermaksud untuk mengingatkan timnya supaya berhati-hati.

"Rea jelas cukup kuat untuk menang 3-0 di leg kedua. Tapi, kami tidak akan membiarkan itu terjadi," ucap Lewandowski seperti dilansir Sky Sports.

"Jelas, kami menyesal kebobolan satu gol karena kesalahan kami sendiri."

"Untungnya, kami mencetak empat gol. Tapi, kami tahu bahwa pertandingan berikutnya akan menjadi pertandingan yang lebih berat," lanjut penyerang asal Polandia ini.

Dengan satu gol Cristiano Ronaldo di Signal Iduna Park, Madrid memang masih bisa lolos dengan kemenangan tiga gol tanpa balas.

Bisa atau tidaknya Madrid melakukan itu, tinggal dilihat pada tengah pekan depan.



 

Carlos Yakin Madrid dan Barca Bangkit








MADRID, KOMPAS.com — Bek sayap legendaris Real Madrid, Roberto Carlos, mengaku yakin, baik El Real maupun Barcelona bakal bangkit di Liga Champions, setelah kalah telak dalam laga semifinal pertama, paruh pekan ini.

Kedua klub papan atas Spanyol tersebut memang harus bekerja keras merebut tiket final. Setelah Barcelona dikalahkan Bayern Muenchen 0-4, Madrid pun dipaksa menyerah 1-4 di markas Borussia Dortmund.
Meski begitu, Carlos masih optimistis mengenai peluang kedua tim tersebut.
"Saya melihat masih ada kesempatan karena apa yang terjadi pada leg pertama tidak normal. Tim-tim dari Jerman bagus, tetapi Madrid juga tidak jelek. Ini terjadi setiap 15 tahun dan sudah lama kita tidak pernah lihat hal seperti itu," tegas Carlos kepada Cadena Cope, Jumat (26/4/2013).

"Bayern bisa menang, tetapi tidak dengan cara seperti itu. Awalnya, Madrid juga sempat menguasai pertandingan dan kemudian mereka kebobolan empat gol. Tim-tim Jerman pantas meraih kemenangan. Namun, itu tidak normal. Dua tim favorit di semifinal kalah setelah kebobolan empat gol. Kedua tim itu telah mendemonstrasikan kekuatan mereka. Saya berharap mereka (dua tim Spanyol) lolos, meski karena Madrid adalah bekas tim saya," sambungnya.

Carlos juga memiliki analisis tersendiri terhadap kekalahan Madrid di Signal Iduna Park.
"Melihat gaya, filosofi, dan kepribadian Mourinho, saya pikir mereka (para pemain Madrid) tidak agresif atau berani. Masih ada mentalitas (bertarung). Mereka punya pemain yang sangat fokus. Anda harus hadir dalam sebuah laga dan (menghayati) sejarah klub itu," ujar Carlos.
"Hal itu juga penting untuk dipertimbangkan jelang leg kedua, di mana Madrid akan memiliki 80.000 pendukung yang akan bernyanyi mendukung mereka, sebagaimana yang dilakukan Borussia padaleg pertama. Itu harinya Robert Lewandowski. Namun, saya harus berpendapat, pertahanan Madrid meninggalkan ruangnya yang membuat segalanya jadi lebih mudah baginya," lanjut Carlos. (CC)
 

8 Pemain sepakbola yang mirip dengan Musisi


Tak bisa dipungkiri bahwa musisi dan pemain sepak bola profesional kini mulai merambah dunia entertainment. Ketenaran mereka di bidang masing-masing membuat publik menaruh mata lebih tajam terhadap keduanya. Hal tersebut yang membuat beberapa wartawan gaya hidup mulai menilik kehidupan pribadi mereka. Kisah kehidupan musisi dan pemain sepak bola dinilai menjadi komoditas informasi menarik yang digemari publik.

Seringnya kehidupan pribadi mereka terkulik membuat banyak hal di luar karir mereka dikaitkan. Seperti kemiripan wajah antara pesepak bola dengan musisi. Meskipun mengandung nilai berita yang tak begitu diperlukan, informasi ini tentu akan sangat menarik bagi para penggemar. Apakah Anda juga mulai penasaran? Yuk, kita simak ulasan berikut ini.
1. Frank Lampard - Matthew Bellamy

Wajah gelandang veteran Chelsea ini begitu mirip dengan vokalis band Muse, Matthew Bellamy. Keduanya sama-sama berasal dari negara Inggris. Namun, bukan berarti hal tersebut dapat diartikan bahwa mereka adalah saudara. 
Hal yang membuat mereka sedikit berbeda adalah hidung. Bellamy punya hidung yang ramping. Sedangkan gelandang bernomor punggung delapan mempunyai bentuk hidung yang sedikit lebar. Meski begitu, hidung keduanya ini sama-sama mancung.

2. Gabriel Omar Batistuta - Krist Novoselic

Argentina dikenal sebagai negara penghasil penyerang terbaik di dunia. Sebelum Leo Messi tumbuh menjadi sang mega bintang di era-nya, Argentina punya striker tajam. Dia adalah Gabriel Batistuta. Namun rubrik ini tidak sedang membahas karir sepak bola sang Batigol, melainkan kemiripan wajahnya dengan pemain bass Nirvana. 
Wajah Batistuta dan Krist Novoselic lumayan mirip. Terlebih ketika mereka berdua masih sama-sama berambut gondrong dengan brewok di sekitar mulut. Tentu sulit menentukan mana yang pemain bola dan mana yang pemain bass ketika berpapasan di jalan.
3. Javier 'Chicharito' Hernandez - Bruno Mars

Mereka adalah bintang yang bersinar baru-baru ini. Ketenaran mereka raih dalam beberapa tahun terakhir. Di luar hal tersebut, penyerang Manchaster United ini memiliki kemiripan wajah dengan sang pelantun tembang Grenade. 
Meskipun terlihat mirip, tak sulit untuk membedakan antara Chicharito dan Bruno. Bruno Mars memiliki kulit yang lebih gelap dari pria Mexico tersebut. Wajah Javier juga lebih bulat dari Mars. Uniknya, nama asli dari Bruno Mars adalah Peter Hernandez. Well, apakah mereka berdua bersaudara?

4. Luis Suarez - Freddie Mercury

Kali ini adalah sang maestro rock, Freddie Mercury, dan penyerang Liverpool, Luis Suarez. Dari foto di atas sungguh jelas terlihat kemiripan mereka berdua. 
Kemiripan tersebut menjadi sah saat melihat bentuk gigi yang dimiliki keduanya. Bedanya adalah, striker asal Uruguay itu tidak berkumis. Namun foto tersebut disejajarkan ketika vokalis band Queen ini masih muda. Mungkin kalau Freddie masih hidup hingga sekarang, wajah mereka tak akan semirip ini.

5. Luka Modric - David Guetta

Selanjutnya adalah foto dari mantan bintang Tottenham, Luka Modric. Wajah pemain yang kini membela raksasa Spanyol, Real madrid itu juga familiar di ranah musik dunia. Yang membuat wajah tersebut populer di dunia musik adalah penyanyi David Guetta. 
Tak banyak yang berbeda dari mereka. Sama-sama memiliki rambut blonde, hidung mancung, dan wajah tirus. Apalagi saat keduanya tertawa, mereka berdua sungguh sulit untuk dibedakan. Satu hal yang pasti membedakan mereka adalah satu, karir.

6. Raul Meireles - Travis Barker

Gelandang yang kini memperkuat tim Turki, Fenerbache ini punya tampang yang begitu mirip dengan Travis. Sebelum menggunduli rambutnya, Raul pernah bergaya rambut mohawk. Model rambut tersebut juga yang selalu menjadi trademark drummer band Blink 182, Travis Barker. 
Seakan tak mau kalah, Barker juga ikut menggunduli rambutnya. Selain model rambut, hal yang membuat keduanya terlihat mirip adalah tato. Raul dan Travis dikenal dengan banyaknya tato yang menghiasi tubuh mereka.
7. Stefan Savic - Richard Ashcroft

Nama Stefan Savic memang belum setenar nama lain yang ada di rubrik ini. Namun ternyata bek sayap yang kini memperkuat Fiorentina tersebut memiliki wajah yang mirip dengan salah seorang musisi. Musisi tersebut adalah Richard Ashcroft. 
Ashcroft adalah seorang vokalis yang juga merangkap sebagai gitaris band asal Inggris, The Velve. Sungguh sulit membedakan antara keduanya. Bentuk wajah hingga postur tubuh mereka berdua sama. Yang jelas membuat beda adalah Richard kini telah berusia 41 tahun dan Savic masih berumur 22 tahun.

8. Robin Van Persie - Brandon Flowers

Yang terakhir adalah striker andalan Manchester United, Robin Van Persie. RVP memiliki kemiripan wajah dengan frontman band The Killers, Brandon Flowers. 
Keduanya tampak begitu mirip saat sedang berpose di depan kamera. Robin dan Brandon memiliki bingkai senyum yang sama. Mimik dan garis wajah mereka berdua pun tak jauh 
berbeda.


 
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Master Of Everything - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger